Mahasiswa Undip Berdayakan UMKM Desa Sapen: Optimalkan Pembukuan dan Adopsi Pembayaran Digital
Desa Sapen, Mojolaban – Siti Fadhilah, mahasiswa Program Studi Ekonomi dari Tim KKN II Universitas Diponegoro (Undip), telah sukses menjalankan program “Optimalisasi Pembukuan Keuangan dan Sistem Pembayaran Digital UMKM” di Desa Sapen. Program yang berlangsung selama 14 hari ini berhasil meningkatkan kesadaran para pelaku UMKM akan pentingnya pembukuan yang baik dan mendorong adopsi sistem pembayaran digital.
Siti Fadhilah, sebagai inisiator program, berperan aktif dalam mengidentifikasi UMKM yang berpotensi, memberikan sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan langsung. Tim KKN II Undip juga turut mendukung pelaksanaan program ini.
Program ini dimulai dengan identifikasi UMKM yang ada di Desa Sapen. Setelah itu, dilakukan sosialisasi mengenai pentingnya pembukuan keuangan yang baik dan manfaat dari penggunaan sistem pembayaran digital seperti QRIS. Pelatihan praktis diberikan kepada para pelaku UMKM untuk membantu mereka mengelola keuangan dan transaksi secara lebih efisien. Pendampingan individu juga dilakukan untuk memastikan setiap UMKM dapat menerapkan ilmu yang telah diperoleh.
Ibu Tutik, seorang pengusaha mie ayam di Desa Sapen, mengungkapkan bahwa masih banyak pelaku UMKM di desanya yang belum menerapkan sistem pembayaran digital dan pembukuan keuangan yang baik. "Saya sendiri masih mencatat penjualan di buku tulis. Kadang lupa, kadang salah hitung," ujarnya.
Program ini dilaksanakan pada tanggal 1-14 Agustus 2024 di Desa Sapen, Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo. Pelaksanaan program dilakukan secara langsung di lokasi usaha UMKM.
Program ini berjalan dengan baik dan mendapat respon positif dari para pelaku UMKM. Ibu Febriana, pengusaha susu kambing, mengaku sangat terbantu dengan program ini. "Anak-anak KKN membantu saya mendaftarkan QRIS. Akhir-akhir ini banyak pelanggan yang tanya apakah bisa bayar pakai QRIS. Dengan adanya QRIS, usaha saya jadi lebih modern dan memudahkan pelanggan," ungkapnya.
Hasil yang dicapai dari program ini antara lain:
- Peningkatan kesadaran pelaku UMKM akan pentingnya pembukuan keuangan yang baik.
- Peningkatan penggunaan sistem pembayaran digital, terutama QRIS.
- Peningkatan efisiensi dalam pengelolaan keuangan UMKM.
- Terbentuknya komunitas UMKM yang saling bertukar informasi dan pengalaman.
Program “Optimalisasi Pembukuan Keuangan dan Sistem Pembayaran Digital UMKM” yang diinisiasi oleh Siti Fadhilah merupakan langkah yang sangat baik dalam memberdayakan UMKM di Desa Sapen. Program ini telah memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan UMKM dan mendorong pertumbuhan ekonomi desa.